BLOG

Dapatkan berbagai artikel, berita, dan tips menarik dari kami

MENGETAHUI BERBAGAI JENIS LAYOUT WEBSITE

26 November 2014

ADMIN

WEBSITE

1026 views

Mengetahui Berbagai Jenis Layout Website

Anda tentunya sudah mengetahui bahwa website berkualitas baik, tidak hanya ditentukan dari isi ataupun konten dari website tersebut, tetapi juga dari bagaimana presentasi atau tampilan website tersebut. Tampilan website, selain bergantung pada penggunaan jenis font, warna, spacing, dan elemen lainnya, tentunya tidak terlepas dari hal paling mendasar, yaitu layout / tatanan letak elemen.


Tahukah Anda bahwa suatu website dengan layout tertentu memiliki keunggulan dan kekurangan dibandingkan website dengan layout lainnya? Lalu, manakah tipe layout website yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda? Yuk, mari kita lihat.


1. FIXED LAYOUT


Fixed layout adalah jenis layout yang bersifat ‘tetap’. Artinya lebar (dan tinggi) suatu elemen website sudah ditentukan secara PASTI (biasanya dalam satuan pixel). Jenis layout ini sangat umum ditemukan pada desain website yang terdahulu, dan masih cukup banyak digunakan sampai sekarang.


Kelebihan: lebih mudah dan cepat dibuat, karena biasanya hanya berpatokan pada lebar perangkat yang digunakan saat website sedang dibuat.


Kekurangan: tampilan layout tidak mampu menyesuaikan dengan lebar perangkat yang digunakan, sehingga tidak terlalu cocok untuk jenis website yang akan banyak diakses melalui perangkat mobile (pengguna harus melakukan ‘zoom’ dan ‘scrolling’ kiri kanan untuk melihat konten website secara keseluruhan).


2. FLUID / LIQUID LAYOUT


Fluid layout adalah jenis layout yang bersifat ‘fleksibel’, dengan menggunakan ukuran PERSENTASE (%). Artinya, lebar masing – masing elemen bersifat ‘relatif’ terhadap lebar layar perangkat tempat website tersebut akan ditampilkan. Jenis layout ini cukup jarang ditemukan pada website, dan lebih umum ditemukan pada layout web application ataupun bagian back end website.


Kelebihan: lebih fleksibel untuk dibuat dibandingkan dengan fixed layout, karena ukuran setiap elemen tidak perlu diukur secara spesifik.


Kekurangan: kurang cocok untuk website yang banyak dibuka pada perangkat mobile, mengingat perubahan layout hanya terjadi pada sisi lebarnya saja, sehingga ada kemungkinan tampilan website pada perangkat mobile menjadi kacau.


3. ADAPTIVE LAYOUT


Adaptive layout adalah jenis layout fixed, tetapi dengan menambahkan beberapa tampilan berbeda untuk berbagai ukuran layar (biasanya dibedakan antara perangkat komputer, tablet, dan smartphone). Biasanya, adaptive layout juga dapat Anda temukan untuk website – website yang memiliki domain khusus yang berbeda antara ketika Anda mengaksesnya melalui komputer dan smartphone (yang paling umum ditandai dengan tanda http://m.namadomain.com). Website seperti ini biasanya mendeteksi terlebih dahulu perangkat yang Anda gunakan untuk mengaksesnya, lalu menampilkan / meredirect Anda ke tampilan yang sesuai.


Kelebihan: sudah mampu mengakomodasi perangkat mobile, tampilan website sudah dapat dibaca secara lebih jelas dan nyaman


Kekurangan: cukup memakan waktu untuk pembuatannya, mengingat adaptive layout secara tak langsung mendorong kita untuk membuat beberapa tampilan berbeda, sesuai dengan lebar perangkat yang kita utamakan (biasanya minimal 3 tampilan, yaitu layar komputer, layar tablet, dan layar smartphone).


4. RESPONSIVE LAYOUT


Responsive layout dapat dibilang sebagai trend desain layout website terbaru. Layout ini menggabungkan prinsip layout fluid (menggunakan presentase layar sebagai pengaturan lebar setiap elemen) dan prinsip layout adaptive (menampilkan layout berbeda sesuai dengan lebar perangkat yang digunakan). Responsive layout sangat cocok digunakan untuk semua jenis website, mengingat sifatnya yang sangat fleksibel dan mampu mengakomodasi pengaksesan website dari berbagai macam device.


Kelebihan: sangat fleksibel, dan hampir mampu mengakomodasi semua lebar perangkat, karena sifatnya yang menggunakan presentase dengan tetap memperhatikan lebar perangkat yang digunakan


Kekurangan: sangat memakan waktu untuk dibuat, dan dibutuhkan pemahaman yang tinggi mengenai prinsip desain website, serta pengetesan tampilan di berbagai macam perangkat.



Nah, apabila Anda sudah memiliki website, jenis layout manakah yang sudah diterapkan oleh website Anda? Secara pribadi, kami tetap menyarankan jenis responsive layout mengingat sifatnya yang sangat fleksibel dan dapat digunakan di semua perangkat. Tentunya website Anda dapat menjangkau lebih banyak pengunjung, dan menciptakan kesan berkunjung yang nyaman, yang tentunya akan meningkatkan rasa ingin tahu para pengunjung terhadap produk atau bidang usaha Anda.


Dan kami dari tim Dimbleweb, tentunya siap membantu Anda memiliki desain website yang tidak hanya responsive, tetapi juga elegan, menarik, dan sesuai dengan permintaan Anda. Silakan kontak kami untuk informasi lebih lanjut! :)